Sabtu, 05 September 2015

UNTUKMU.....Wahai Diri.........

Untuk sahabatku....
Seingatku.......
Masa kecilmu adalah masa yang indah, damai dan penuh prestasi,
Ketika duduk dibangku SD engkau engkau menjadi salah satu ikon sekolah sampai-sampai pengawas dari sekolah lain dalam ujian akhirmu pun ta’jub dengan nilai bahasa Arabmu, setelah beranjak remaja engkaupun meneruskan studi mu di tingkat SMP. Lagi-lagi egkaupun menjadi juara kelas ditiap tahun. Bahkan engkaupun dinobatkan sebagai siswi teladan karena selain juara kelas engkau pun mendapat nilai UN terbaik di sekolahmu. Ketika SMA engkaupun pernah menghrumkan nama sekolahmu dengan menjadi salah seorang finalis dalam sebuah perhelatan tingkat Nasional. Ketika engkau melanjutkan studimu di  S1 engkau begitu semangat dan aktif sampai-sampai orang lupa jika engkau memiliki penyakit yang cukup serius. Skripsimu pun tergolong luar biasa yaitu  ± 200 lembar. jumlah cukup mencengankan bagiku. Engkau mengikuti gelombang pertama ketika seminar dan munaqosah thesis. Ketika diwisuda pun engkau mendapat predikat Cumlaude dari 200 mahasiswa jurusanmu kemudian engkaupun  dinobatkan sebagai salah satu dari 10 mahasiswa teladan. Dengan sussah payah dan penuh keyakinan engkaupun melanjutkan studimu ke pasca sarjana. Allah pun lalu mempermudah jalanmu. Dengan berjalannya waktu mungkin keadaan perasaan dan lingkungan sedikit merubah dan menggoyahkan semangatmu. Meskipun aku masih melihat sisa-sisa api semangat yang belum padam meskipun aku masih melihat secercah cahaya keyakinan yang masih memancar dalam relung hatimu. Namun rupanya itu tak membuatmu cukup kuat menerpa badai topan kemalasan yang kian waktu menerjang dengan hebatnya. Kini engkaupun terlihat tak seperti dulu tak seperti yang ku kenal dulu.
kini, sedikit miris aku melihatnya........
Kemana dirimu?
Dimana semangat yang dulu membara?
Dimana himmah yang dulu memancar?
Dimana prestasimu yang dulu gemilang?
Sobat............... Ayo bangkit!!!!
Meski aku tau itu berraaaaaaaaaaaaaat...... Namun aku yaqin engkau pasti bisa .........
Bukankah Allah menurut keyakinan kita???
Kalau tidak sekarang lalu kapan lagi.....!!!!!!
Ya Alah bangkitkan semangatnya jadikanlah ia, aku dan teman-teman orang-orang yang beruntung yang hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik daripada hari ini.

(.........................................................................)

1 komentar: