Selasa, 08 September 2015

DIA yang pernah MENYAKITI ..... adalah kawan SEJATI..............:)


Al-kisah, suatu hari Rosululloh SAW bersabda kepada para sahabatnya, “Sebentar lagi akan muncul ahli syurga”. Sampai diulang 3x, tak berselang lama datanglah Sa’ad bin Abi Waqqosh menyalami Rosululloh SAW. Sahabatpun terhera-heran dan bertanya-tanya dalam benak. “amalan apa yang dilakukan Sa’ad hingga Rosul menyebutnya sebagai ahli syurga?_?. akhirnya salah seorang sahabat mengikuti Sa’ad dan bermalam di rumahnya. Hari pertama, kedua, ketiga pun berlalu namun sahabat itu tiada menemukan sesuatu yang istimewa dari Sa’ad. Akhirnya dengan rasa penasarannya ia pun bertanya pada Sa’ad: “wahai sa’ad amalan apa yang kau kerjakan hingga Rosululloh mengatakan bahwa engkau adalah ahli surga dan kelak menjadi penghuni surga?”. Mendengar hal itu sa’ad malah menangis penuh tadhollum penuh kerendahan tanpa ada rasa bangga dan ujub yang bercokol di daadanya, dan menjawab. “aku tidak pantas dan tidak layak menjadi penghuni surga karena dosa dosa ku yang begitu banyak.” Lalu sahabat itu menegaskan pertanyaannya: “tapi Rosululloh menyebut engkau sebagai ahli surga sampai 3x hingga aku penasaran dan mengikutimu kesini”. Sa’aad dengan tetap kerendahannya ia menjawab: aku tiada punnya amalan istimewa namun,, aku tidak pernah merasa MANGKEL, aku tidak pernah membenci dan aku tidak pernah merasa terluka ketika orang MENGINA ku, mencaci dan menyakiti ku. Aku selalu memaafkan nya sebelum ia minta maaf padaku,, karena sesungguhnya ia yang menyakiti memusuhi dan melukaiku adalah KAWAN-KAWAN SEJATIKU. Karena mereka membantuku mengoreksi diri, karena mereka membuat ku merasa tiada berdaya di hadapan Allah SWT karena mereka membuat ku semakin dekat dengan ilahi Robby BEGITU BESAR JASA MEREKA PADAKU. Mungkin karena sifat ghoffar pemaaf itulah Allah memperkenanku sbagai ahli surga.
SubhanAlloh...
Yaa Robb....
Jadikanlah kami hamba yang memilki sifat seperti Saad, yang tak pernah mengeluh tak pernah mangkel apa lagi dendam pada orang meskipun yang pernah menyakitinya. Jadikanlah kami hamba yang ridlo dengan segala apa yang kau beri.
Aamiin aamiin aamii ya Robbal ‘Alamiiin.

(merenungkan kembali isi Kuliah Wahidiyah yang disampaikan oleh Bapak KH. Heru Sujihanarto, S.Pd. dalam Mujahadah Rubu’ussanah Kab. Jombang hari Sabtu 14 Maret 2015 di Plandaan Jombang)

Sabtu, 05 September 2015

PROPOSAL
PERMOHONAN  BANTUAN BEASISWA PENDIDIKAN











PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG
2015

PROPOSAL
PERMOHONAN  BANTUAN BEASISWA PENDIDIKAN



















NAMA                   :  Sufuni Mu’minatus Sholihah
NIM                       :  13.02.0619
SEMESTER          :  II (Dua)
UNIVERSITAS   :  Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY)












PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG
Jombang, 15 Mei 2015
Hal : Permohonan Bantuan Beasiswa Pendidikan
Kepada Yth :
Bapak Bupati Jombang
C/q : Kabag Kesra Setda Kab. Jombang
 Di
        Jombang
Assalamualaikim Wr.Wb
Dengan hormat,
Alhamdulillahi Robbil ‘Alamiin, Puji syukur kita ucapkan kepada  Allah SWT, atas rahmat yang diberikan kepada kita  semua, sehingga kita senantiasa mendapat kemudahan dan bimbingan-Nya dalam menjalankan aktivitas sehari – hari Aamiin.
Sehubungan dengan pentingnya pendidikan saat ini, baik untuk diri sendiri maupun untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ) di daerah Kabupaten Jombang, maka setiap keterampilan professional haruslah berkembang sebagaimana mestinya.
Yang menjadi kendala saat ini adalah banyak orang-orang pasti ingin melajutkan pendidikan ke arah yang lebih tinggi, agar bisa menamabah ilmu namun terkendala dengan biaya pendidikan yang semakin tinggi. Termasuk saya, sebagai putri dari seorang petani desa yang hidup dalam kesederhanaan dengan gaji orang tua yang pas-pas an, dari awal mereka melarang saya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, namun karena dorongan diri yang sangat kuat  saya pun meyakinkan orang tua dan memohon doa restu mereka. Akhirnya saya nekat kuliah dengan biaya sendiri tentunya dengan bermodal usaha dan do’a serta  keyakinan bahwa Allah akan selalu menolong hamba-Nya.
Melalui surat ini saya mengharapkan kebijaksanaan dan kerendahan hati Bapak memenuhi permohonan bantuan Biaya perkuliahan/ Beasiswa di Universitas Hasyim Asy’ari
Alasan saya mengajukan permohonan beasiswa ini kepada Bapak, supaya dapat melanjutkan dan memperlancar kuliah, saya sangat mengharapkan bantuan dari Bapak karena orang tua saya kurang mampu membiayai kuliah dan saya kuliah di Jombang sambil bekerja dalam mencukupi kebutuhan perkuliahan  selama mengikuti perkuliahan.
Sekian permohonan beasiswa ini, semoga Bapak bisa membantu saya dengan memberikan bantuan dana demi kelancaran kuliah saya. Atas bantuan yang telah diberikan saya ucapkan banyak terima kasih, Semoga Allah swt menganugerah berbagai kebaikan dan kebahagian dunia dan akhirat kepada Bapak dan semuanya. Amin…
Wassalamualaikum wr,wb
Hormat saya,

Sufuni M.S. S.Pd.I.
PROPOSAL PENGAJUAN BEASISWA
TAHUN AKADEMIK 2015 – 2016


Nama                                        :  Sufuni Mu’minatus Sholihah
NIM                                          :  13.02.0619
No.Telepon/ HP                        :  +6285733677612
Email                                         :   sufunimukminatus45@gmail.com
Tempat / Tanggal lahir              :  Jombang, 15 September 1990
Universitas/ Perguruan             :  Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY)
Jurusan / Semester                    :  Pendidikan Agama Islam  (PAI) /II
Angkatan                                  :  2013
Jenjang pendidikan                   :  Strata  2 ( Dua )
                                                 
Diajukan :
Kepada Yth,
Bapak Bupati Kabupaten Jombang
                                 C/q : Kabag. Kesra Setda Kabupaten Jombang
Di Jombang



















PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN
A.    Pendahuluan
Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara kelurga, masyarakat dan pemerintah karena pendidikan sangat menentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan jati diri bangsa. Untuk itu, dalam upaya memperbaiki kondisi bangsa, mempersiapkan dan meningkatkan intelektualitas, profesionalisme dan wawasan SDM diperlukan motivasi yang tinggi dengan memberikan kesempatan terhadap kader-kader terbaik bangsa mendapatkan pendidikan yang setinggi-tingginya, layak dan bermutu.
Dalam undang-undang dasar tahun 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan dari kemerdekaan kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun sejak beberapa dekade lewat tujuan itu telah mengalami pergeseran. Setidaknya terlihat dari agenda pembangunan yang telah digariskan oleh para pemimpin-pemimpin bangsa, dimana penciptaan sumber daya manusia melalui pendidikan masih sangat lemah jika di bandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Akibatnya dapat dirasakan sekarang dimana mayoritas SDM anak bangsa ini lemah, Padahal potensi baik disektor manusia maupun potensi alamnya sangat besar, yang pada akhirnya menjadi terabaikan selain habis dieksploitasi oleh pihak lain, juga akibat SDM di daerah sendiri terlalu lemah.
Di antara posisi daerah yang besar sebagai cikal bakal daerah yang maju adalah memilliki sumber daya alam yang besar dan letaknya yang strategis. Begitu juga dengan Kabupaten Jombang yang sangat kaya akan kekayaan alamnya serta letaknya yang strategis sangatlah berpotensi untuk menjadi daerah yang maju. Untuk mencapainya tidaklah mudah, suatu daerah haruslah memiliki sumber daya manusia yang handal dan profesional untuk mengelolanya agar bisa tercapai maksud dan tujuannya tersebut. Karena bagaimna pun melimpahnya sumber daya alam, tanpa adanya kemampuan sumber daya manusia unutk mengolahnya maka akan sia-sia.
Pengembangan sumber daya manusia adalah suatu upaya untuk mengembangkan kualitas atau kemampuan sumber daya manusia, agar mampu mengolah dan mengelola sumber daya alam, sehingga dapat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat sebagai akhir dari tujuan pembangunan itu sendiri. Maka dari itu sebagai generasi penerus, unutk mengembangakan Kabupaten Jombang selanjutnya saya sangat mengharapkan peran pemerintah daerah Kabupaten Jombang selaku institusi yang diberi hak oleh rakyat haruslah melakukan tugasnya selain untuk mengembangkan Kabupaten Jombang itu sendiri juga membangun untuk mendidik putra-putri daerah agar menjadi generasi yang handal, profesional dan berkualitas serta berdaya spiritual yang tinggi untuk membangun daerahnya sendiri.
Di latarbelakangi hal tersebut, saya sangat berharap pemerintah Kabupaten Jombang dapat membantu mengurangi beban keuangan yang menjadi kendala dalam meningkatkan prestasi belajar. Dengan semakin dinamisnya perkembangan dunia pendidikan dan tuntutan peningkatan mutu lulusan perguruan tinggi, maka perbaikan dan peningkatan sarana penunjang belajar adalah mutlak diperlukan.
Salah satu upaya yang saat ini saya harapkan dari pemerintah daerah Kabupaten Jombang adalah dapat memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Dusun Kedawung Desa Kertorejo Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Karena bantuan ini sangat berarti dalam menunjang kelancaran dan keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan masa belajarnya.

B.     Tujuan
Tujuan dari pengajuan permohonan beasiswa ini adalah :
Untuk meringankan beban orang tua dalam membiayai kuliah juga untuk:
  1. Memacu daya saing untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kemampuan dalam mengembangkan potensi diri.
  2. Perbaikan sarana penunjang belajar guna untuk meningkatkan kualitas diri.
  3. Sebagai salah satu wujud nyata kepedulian pemerintah Kabupaten Jombang terhadap peningkatan SDM di Jombang Khususnya di dusun Kedawung Desa Kertorejo Kecamatan Ngoro.

C.     Estimasi Biaya Pendidikan
NO
Estimasi Biaya
Jumlah
1
Biaya kuliah semester III  Rp. 2.000.000,00
Rp
  2.000.000,00
2
Biaya Her Registrasi    Rp. 250.000,00
Rp
     250.000,00
4
5
6
Biaya Buku/Literatur
Pendidikan Bahasa Inggris (TOEFL) 
Biaya Praktik Kerja Lapangan
Rp.
Rp
Rp
     800.000,00
     500.000,00
     700.000,00
Jumlah
Rp
  4.250.000,00
Terbilang       :  Empat Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah

D.    Lampiran
Dengan ini saya lampirkan beberapa persyaratan yaitu:
  • Ijazah dan traskrip nilai S1
  • Transkrip Nilai
  • Foto Copy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  • Foto Copy Kwitansi Pembayaran
  • Foto Copy KTP
  • Foto Copy Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan dari Desa
  • Surat Keterangan Miskin

E.     Penutup
Demikian proposal ini saya ajukan dengan harapan dapat dipertimbangkan sebagai mana mestinya sehingga terkabulnya permohonan ini. Atas perhatian dan kebijaksanaan bapak, saya ucapkan terima kasih. Jazakumullohu Khoirooti Wa Sa’aadaatid Dunya Wal Aakhiroh. Aamiin. (Semoga Alloh menganugrahkan berbagai kebaikan dan kebahagiaan dunia akhirat).



UNTUKMU.....Wahai Diri.........

Untuk sahabatku....
Seingatku.......
Masa kecilmu adalah masa yang indah, damai dan penuh prestasi,
Ketika duduk dibangku SD engkau engkau menjadi salah satu ikon sekolah sampai-sampai pengawas dari sekolah lain dalam ujian akhirmu pun ta’jub dengan nilai bahasa Arabmu, setelah beranjak remaja engkaupun meneruskan studi mu di tingkat SMP. Lagi-lagi egkaupun menjadi juara kelas ditiap tahun. Bahkan engkaupun dinobatkan sebagai siswi teladan karena selain juara kelas engkau pun mendapat nilai UN terbaik di sekolahmu. Ketika SMA engkaupun pernah menghrumkan nama sekolahmu dengan menjadi salah seorang finalis dalam sebuah perhelatan tingkat Nasional. Ketika engkau melanjutkan studimu di  S1 engkau begitu semangat dan aktif sampai-sampai orang lupa jika engkau memiliki penyakit yang cukup serius. Skripsimu pun tergolong luar biasa yaitu  ± 200 lembar. jumlah cukup mencengankan bagiku. Engkau mengikuti gelombang pertama ketika seminar dan munaqosah thesis. Ketika diwisuda pun engkau mendapat predikat Cumlaude dari 200 mahasiswa jurusanmu kemudian engkaupun  dinobatkan sebagai salah satu dari 10 mahasiswa teladan. Dengan sussah payah dan penuh keyakinan engkaupun melanjutkan studimu ke pasca sarjana. Allah pun lalu mempermudah jalanmu. Dengan berjalannya waktu mungkin keadaan perasaan dan lingkungan sedikit merubah dan menggoyahkan semangatmu. Meskipun aku masih melihat sisa-sisa api semangat yang belum padam meskipun aku masih melihat secercah cahaya keyakinan yang masih memancar dalam relung hatimu. Namun rupanya itu tak membuatmu cukup kuat menerpa badai topan kemalasan yang kian waktu menerjang dengan hebatnya. Kini engkaupun terlihat tak seperti dulu tak seperti yang ku kenal dulu.
kini, sedikit miris aku melihatnya........
Kemana dirimu?
Dimana semangat yang dulu membara?
Dimana himmah yang dulu memancar?
Dimana prestasimu yang dulu gemilang?
Sobat............... Ayo bangkit!!!!
Meski aku tau itu berraaaaaaaaaaaaaat...... Namun aku yaqin engkau pasti bisa .........
Bukankah Allah menurut keyakinan kita???
Kalau tidak sekarang lalu kapan lagi.....!!!!!!
Ya Alah bangkitkan semangatnya jadikanlah ia, aku dan teman-teman orang-orang yang beruntung yang hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik daripada hari ini.

(.........................................................................)
KH. Abdul Wahid Hasyim (1914-1953) memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia, khususnya sejarah Islam di Indonesia. Beliau merupakan pendiri Partai Nahdlatul Ulama (NU), pernah menjabat sebagai Menteri Agama, dan anggota BPUPKI serta salah seorang penandatangan Piagam Jakarta (Jakarta Charter), yaitu preambul UUD Republik Indonesia yang ditandatangani pada 22 Juni 1945 di Jakarta. 

Wahid Hasyim lahir pada tanggal 1 Juni 1914. Ayahnya, KH. Hasyim Asyari, adalah seorang ulama besar dan pendiri organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU). Sejak kecil ia belajar di pesantren Tebuireng dan berbagai pesantren lainnya, bahkan sampai ke Mekah saat berusia 18 tahun. Ia sangat giat belajar dan memiliki hobi membaca yang sangat kuat. Ia memperdalam ilmunya dengan berlangganan koran dan majalah, baik yang berbahasa Indonesia maupun bahasa asing. Ia memang merupakan pribadi yang cerdas dan seorang otodidak yang hebat. 

Pada waktu berumur 24 tahun ia mulai aktif di organisasi NU dan tahun berikutnya ia diangkat menjadi anggota Pengurus Besar NU. Pada tahun itu juga ia dipilih menjadi Ketua MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia), sebuah badan federasi sejumlah organisasi sosial-politik Islam dan wadah persatuan umat Islam. Ia terpilih kembali sebagai ketua dewan dalam Kongres Muslimin Indonesia, yang merupakan kelanjutan MIAI. Tetapi organisasi ini dibubarkan oleh jepang pada 1943 dan tidak lama kemudian berdiri wadah baru bernama Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). 

Saat itu pemerintah pendudukan Jepang mendirikan Shumubu, yaitu badan urusan agama Islam yang dipimpin oleh KH. Hasyim Asy’ari selaku Ketua, KH. Abdul Kahar Muzakir selaku Wakil Ketua dan KH A. Wahid Hasyim selaku Wakil Ketua. Tetapi  Wahid Hasyim yang kemudian ditunjuk sebagai pimpinan disana mewakili ayahnya yang tidak bisa meninggalkan Jawa Timur. Badan ini yang menjelma menjadi Departemen Agama setelah Indonesia merdeka.

Sebelum meninggalkan Indonesia, pemerintah Jepang membentuk Dokuritsu Zyunbi Tyoosakaiatau Badan Penyelirik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Wahid Hasyim ditunjuk sebagai salah satu anggotanya. Setelah sidang pertama, dibentuk panitia kecil yang terdiri atas sembilan orang yang dipilih, salah satunya adalah Wahid Hasyim. Tokoh lainnya adalah Soekarno, Mohammad Hatta, A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkir, Haji Agus Salim, Achmad Soebardjo, dan Muhammad Yamin. Panitia kecil ini berhasil mencapai suatumodus vivendi antara dua kelompok yang berbeda pendapat, yaitu pihak nasionalis dan Islam mengenai dasar negara. Panitia Sembilan ini menyetujui rancangan preambul UUD Republik Indonesia yang mereka tandatangani pada 22 Juni 1945, yang kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta.

Setelah berakhir masa revolusi dan Indonesia mendapat kedaulatan, Wahid Hasyim diangkat menjadi Menteri Agama dalam Kabinet Hatta (20 Desember 1949 - 6 September 1950) dan menduduki jabatan yang sama dalam dua kabinet berikutnya; Kabinet Natsir (6 September 1950 – 27 April 1951) dan Kabinet Sukiman (27 April 1951 – 3 April 1952). Banyak langkah penting yang ia lakukan sebagai Menteri Agama, antara lain; mewajibkan pendidikan agama di lingkungan sekolah umum, mendirikan sekolah guru agama, pendirian Perguruan Tinggi Agama Silam Negeri pada 15 Agustus 1951 yang berkembang menjadi 14 Institut Agama Islam negeri (IAIN) di 14 propinsi, dan lain-lain.

Saat itu Wahid Hasyim duduk sebagai Ketua Muda II Dewan Partai Masyumi, yang merupakan satu-satunya partai politik Islam. Tetapi ia sering mengkritik kepemimpinan PB Masyumi yang dianggap terlalu lemah. Hingga dalam kongres NU di Palembang pada April 1952, dimana ia bertindak sebagai pemimpin Kongres, NU memutuskan untuk lepas dari Masyumi dan mengembangkan diri menjadi partai politik. Sebelumnya NU merupakan anggota istimewa partai Masyumi.

Wahid Hasyim meninggal dunia pada 15 April 1953 dalam usia muda, belum genap 40 tahun. Beliau meninggal dalam sebuah kecelakaan di Cimahi dan dimakamkan di Jombang di pemakaman keluarga pesantren Tebuireng.

Jumat, 04 September 2015

ASMAUL HUSNA STRATEGI HANIFIDA

أسماء الحسنى
هوالله الـذى لاإلـه الا هـو
DT
DN
DM
DP
DS

الرحمن

الرحيم

الملك
القدوس
السلام
YM. Pengasih
YM. Penyayang
YM. Merajai
YM. Suci
YM Memberi Keselamatan
DL
DJ
DB
DG
TD
TT
TN
TM
المؤمن
المهيمن
العزيز
الجبار
المتكبر
الخالق
البارئ
المصور
YM Diper-caya
YM Meme-lihara
YM Menga-lahkan
YM Perkasa
Mempunyai Kebesaran
YM Men-ciptakan
YM Mele-paskan
YM Memberi Bentuk
TP
TS
TL
TJ
TB
TG
ND
NT
الغفار
القهار
الوهاب
الرزاق
الفتاح
العليم
القابض
الباسط
YM Pe-ngampun
YM Memaksa
YM Memberi
YM Pemberi Rizki
YM Pembuka Pintu Rahmat
YM Menge-tahui
YM Menyem-pitkan
YM Mela-pangkan rizki
NN
NM
NP
NS
NL
NJ
NB
NG
الخافض
الرافع
المعز
المذل
السميع
البصير
الحكم
العدل
YM Meren-dahkan
YM Mening-gikan
YM Memu-liakan
YM Meng-hinakan
YM Men-dengar
YM Melihat
YM Menetap-kan Hukum
YM Adil
MD
MT
MN
MM
MP
MS
ML
MJ
اللطيف
الخبير
الحليم
العظيم
الغفور
الشكور
العلي
الكبير
YM Lembut
YM Waspada
YM Pe-nyantun
YM Agung
YM Pe-ngampun
YM Ber-syukur
YM Tinggi
YM Besar
MB
MG
PD
PT
PN
PM
PP
PS
الحفيظ
المقيت
الحسيب
الجليل
الكريم
الرقيب

المجيب

الواسع
YM Meme-lihara
YM Memberi Makan
YM Meng-hitung
YM Luhur
YM Mulia
YM Me-ngawasi
YM Me-ngabulkan
YM Luas
PL
PJ
PB
PG
SD
ST
SN
SM
الحكيم
الودود
المجيد
الباعث
الشهيد
الحــق
الوكيل
القوي
YM Bijak-sana
YM Mencintai
YM Mulia
YM Mem-bangkitkan
YM Menyak-sikan
YM Benar
YM Me-ngurusi
YM Kuat
SP
SS
SL
SJ
SB
SG
LD
LT
المتين
الولي
الحميد
المحصى
المبدئ
المعيد
المحيى
المميت
YM Kokoh
YM Melin-dungi
YM Terpuji
YM Meng-hitung
YM Memulai
YM Mengem-balikan
YM Meng-hidupkan
YM Me-matikan
LN
LM
LP
LS
LL
LJ
LB
LG
الحي
القيوم
الواجد
الماجد
الواحد
الأحد
الصمد
القادر
YM Hidup
Yang Berdiri Sendiri
YM Mene-mukan
YM Mempunyai Kemuliaan
YM Tunggal
YM Esa
YM Dibutuhkan
YM Kuasa
JD
JT
JN
JM
JP
JS
JL
JJ
المقتدر
المقدم
المؤحر
الأول
الآخر
الظاهر
الباطن
الوالى
Yang Sangat Berkuasa
YM Mendahului
YM Mengakhiri
Yang Awal
Yang Akhir
YM Nyata
YM Ter-sembunyi
YM Memerintah
JB
JG
BD
BT
BN
BM
BP
المتعالى
البــر
التواب
المنتقم
العفو
الرءوف
مالك الملك
YM Tinggi
YM Der-mawan
YM Mene-rima Taubat
YM Memberi Siksaan
YM Pemaaf
YM Belas Kasih
Yang Memiliki Kerajaan
BS
BL
BJ
BB
BG
GD
GT
ذوالجلال والإكرام
المقسط
الجامع
الغني
المغنى
المانع
الضار
Yang Mempunyai Keagungan dan Kemuliaan
YM Adil
YM Mengum-pulkan
YM Kaya
Yang Memberi Kekayaan
Yang Mem-pertahankan
Yang Membuat Bahaya
GN
GM
GP
GS
GL
GJ
GB
GG
النافع
النور
الهادى
البديع
الباقى

الوارث

الرشيد

الصبور

Yang Memberi Manfaat
Yang Menjadikan Cahaya
Yang Memberi Petunjuk
Yang Memulai
Yang Maha Kekal
Yang Kekal Abadi
YM Pandai
YM Penyabar

Sulaiman al-Kumayi, 99Q, Pn. Hikmah, Jakarta, 2004