Selasa, 08 September 2015

DIA yang pernah MENYAKITI ..... adalah kawan SEJATI..............:)


Al-kisah, suatu hari Rosululloh SAW bersabda kepada para sahabatnya, “Sebentar lagi akan muncul ahli syurga”. Sampai diulang 3x, tak berselang lama datanglah Sa’ad bin Abi Waqqosh menyalami Rosululloh SAW. Sahabatpun terhera-heran dan bertanya-tanya dalam benak. “amalan apa yang dilakukan Sa’ad hingga Rosul menyebutnya sebagai ahli syurga?_?. akhirnya salah seorang sahabat mengikuti Sa’ad dan bermalam di rumahnya. Hari pertama, kedua, ketiga pun berlalu namun sahabat itu tiada menemukan sesuatu yang istimewa dari Sa’ad. Akhirnya dengan rasa penasarannya ia pun bertanya pada Sa’ad: “wahai sa’ad amalan apa yang kau kerjakan hingga Rosululloh mengatakan bahwa engkau adalah ahli surga dan kelak menjadi penghuni surga?”. Mendengar hal itu sa’ad malah menangis penuh tadhollum penuh kerendahan tanpa ada rasa bangga dan ujub yang bercokol di daadanya, dan menjawab. “aku tidak pantas dan tidak layak menjadi penghuni surga karena dosa dosa ku yang begitu banyak.” Lalu sahabat itu menegaskan pertanyaannya: “tapi Rosululloh menyebut engkau sebagai ahli surga sampai 3x hingga aku penasaran dan mengikutimu kesini”. Sa’aad dengan tetap kerendahannya ia menjawab: aku tiada punnya amalan istimewa namun,, aku tidak pernah merasa MANGKEL, aku tidak pernah membenci dan aku tidak pernah merasa terluka ketika orang MENGINA ku, mencaci dan menyakiti ku. Aku selalu memaafkan nya sebelum ia minta maaf padaku,, karena sesungguhnya ia yang menyakiti memusuhi dan melukaiku adalah KAWAN-KAWAN SEJATIKU. Karena mereka membantuku mengoreksi diri, karena mereka membuat ku merasa tiada berdaya di hadapan Allah SWT karena mereka membuat ku semakin dekat dengan ilahi Robby BEGITU BESAR JASA MEREKA PADAKU. Mungkin karena sifat ghoffar pemaaf itulah Allah memperkenanku sbagai ahli surga.
SubhanAlloh...
Yaa Robb....
Jadikanlah kami hamba yang memilki sifat seperti Saad, yang tak pernah mengeluh tak pernah mangkel apa lagi dendam pada orang meskipun yang pernah menyakitinya. Jadikanlah kami hamba yang ridlo dengan segala apa yang kau beri.
Aamiin aamiin aamii ya Robbal ‘Alamiiin.

(merenungkan kembali isi Kuliah Wahidiyah yang disampaikan oleh Bapak KH. Heru Sujihanarto, S.Pd. dalam Mujahadah Rubu’ussanah Kab. Jombang hari Sabtu 14 Maret 2015 di Plandaan Jombang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar